BUDIDAYA IKAN GUPPY, MENYENANGKAN DAN SANGAT MENGUNTUNGKAN LOHHHH....


Ikan guppy memiliki daya tarik sendiri, salah satu yang sangat menarik adalah warna sirip dan bentuknya yang indah. Kawan-kawan Giriselo Farms agar memiliki koleksi yang banyak, ini dia cara ternak ikan guppy yang baik dan benar, selain itu dapat menguntungkan juga… heheheh…

Kawan-kawan Giriselo Farms tau ga kalian kalau ikan guppy berasal dari Amerika Tengah dan Selatan, Ikan imut ini pertama kali ditemukan oleh Robert John Lechmere Guppy, jadi nama Guppy sendiri berasa dari penemunya.

Ikan ini pertama kali ditemukan di Trinidad tahun 1866, dan baru masuk ke Indonesia sekitar tahun 1920-an. Dulu kita sering kali menyebutnya dengan sebutan Million Fisih, karena kecepatan berkembang biak yang tinggi.

Ikan Guppy termasuk jenis ikan aquascape atau ikan hias yang mudah untuk dibudidayakan dan memiliki nilai jual yang bagus juga lohhhh…. Nah, agar cara ternak ikan guppy milikmu berhasil, yuk lihat tulisan di bawah ini!


6 tips budidaya Ikan Guppy Agar Berhasil dan Panen yang maksimal

1. Memilih Induk yang Bagus

 

Agar budidaya ikan guppy dapat menghasilkan hasil yang maksimal, maka Kawan-kawan Giriselo Farms harus dapat memilih indukan jantan dan betina adalah yang bagus. Ciri-ciri ikan guppy betina yaitu cenderung memiliki badan bulat, warnanya kusam, dan cenderung pasif dengan berdiam diri di bagian dasar atau permukaan akuarium. 


Sementara itu, ciri-ciri ikan guppy jantan memiliki warna cerah dengan tubuh yang langsing. 

Agar mendapatkan anakan yang bagus, pilihlah induk yang unggul dan telah berusia minimal 4 bulan. Perhatikan pula badan induk yang sehat dan rapi. Usahakan semuanya mulus, tak ada luka atuapun bopeng. Indikator keberhasilan dalam proses budidaya ikan guppy terletak pada ikan jantan.

2. Ternak Ikan Guppy di Ember dan Wadah Lain


Untuk budidaya ikan guppy, kamu memerlukan empat wadah dengan fungsi berbeda. Wadah tersebut adalah akuarium, bak semen atau ember plastik, aerator, dan tanaman air. Wadah-wadah tersebut memiliki empat fungsi, yaitu sebagai tempat memisahkan indukan, tempat pemijahan, penetasan, dan tempat pendederan. Luas dan ukurannya boleh beragam tergantung situasi dan kebutuhan anakan. Namun, setidaknya tiap-tiap wadah memiliki tinggi minimal 30 cm.

3. Pisahkan Indukan dengan Jantan


Sebelum dilakukan proses pemijahan, alangkah baiknya memisahkan ikan guppy betina dan jantan dalam wadah terpisah.

Cara ternak ikan guppy yang satu ini mengharuskan kamu untuk mengganti air dalam wadah selama 1-3 hari sekali. Cukup mengganti atau membuang sepertiga air saja, ya. Kemudian, cara merawat ikan guppy saat sedang dipisahkan jangan lupa untuk memberikan makanan seperti biasa, yaitu dua kali sehari. Kalau bisa, berikan makanan ikan guppy, seperti daphnia atau moina. Pemberian makan yang rutin akan menghasilkan indukan yang sehat dalam proses pemijahan nanti.


4. Proses Pemijahan Ikan Guppy


Cara ternak ikan guppy berikutnya adalah proses pemijahan. Agar ikan guppy cepat beranak lakukan proses ini di atas wadah tersebut dengan mengisi air bersih setinggi 30 cm. Lalu, endapkanlah selama minimal satu hari. Proses pemijahan adalah memasukkan ikan guppy betina di pagi hari ke dalam wadah yang sudah diisi air bersih. Lalu, di sore hari masukkanlah ikan guppy jantan dan lakukan proses pemijahan selama 4-7 hari.


Cara mengawinkan ikan guppy dalam proses pemijahan biasanya induk jantan lebih banyak dimasukkan ketimbang betina dengan perbandingan 1:5. Dalam 100 liter air cukup untuk menampung sebanyak 30 ekor induk ikan guppy. Cara ternak ikan guppy yang satu ini membutuhkan proses 3-4 minggu hingga lahirnya embrio. Jika kamu melihat ada indukan betina yang sudah dibuahi, segera pisahkan dan masukkan ke wadah penetasan.

5. Penetasan Benih



Setelah induk yang sudah dibuahi kamu pisahkan, isi air dalam wadah penetasan dan lengkapi dengan aerasi. 
Tempatkan dengan pelan-pelan agar tidak mengganggu larva ikan lainnya. Buanglah sepertiga air setiap hari dan ganti dengan yang baru setiap 1-3 hari sekali. Kemudian, berikan pakan untuk induk 2 hari sekali. Uniknya, ikan betina dapat hamil hingga 3 kali karena jenis guppy betina dapat menyimpan sisa sperma di dalam tubuh mereka.


6. Proses Pendederan Ikan Guppy

Cara merawat ikan guppy agar tidak cepat mati dalam proses pendederan, yaitu meletakkannya di ruangan terbuka. Wadah harus terkena unsur sinar matahari untuk membentuk warna-warna indah pada ikan guppy. 



Kemudian, tambahkan pula beberapa tanaman air agar mereka bisa berteduh. Seperti, tanaman eceng gondok dan hydrilla. Untuk anak ikan guppy yang masih berumur 5 hari sebaiknya diberikan pakan infusoria.



Sedangkan, untuk umur ikan lebih dari 5 hari berikanlah kutu air atau udang renik. Kemudian, lanjut dengan memberikan pakan cacing sutra atau cacing rambut ketika anak ikan guppy sudah berumur sekitar 20 hari. Jenis kelamin ikan secara umum dapat ditentukan saat ikan sudah berusia 20 hari. Ukuran semen bak atau wadah pendederan yang biasa digunakan 1x1x0,5 meter dan 2x2x0,5 meter.


0 Comments